TP PKK Peringati Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW, Dirikan Salat Tepat Waktu

img

(Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW)

SAMARINDA-Bagi umat muslim ternyata ada resep paling mujarab saat pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Sebab wabah apa pun namanya, semua terjadi pasti atas izin Allah SWT. 

Wabah akan menjadi azab bagi orang-orang  yang Allah kehendaki dan akan menjadi rahmat bagi orang-orang beriman.

“Jadi, tingkatkan iman tingkatkan imun insyaallah aman,” pesan Ustaz Bachtiar Muhammad Yunus pada peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Aula TP PKK Kaltim Jalan M Yamin Samarinda, Rabu (17/3/2021). 

Lantas bagaimana cara meningkatkan iman? Ustaz Bachtiar menjawab sendiri pertanyaan yang ia ajukan kepada puluhan perwakilan majelis taklim di Samarinda dan pengurus TP PKK Kaltim yang hadir dalam peringatan isra mi’raj tersebut.

“Tingkatkan iman dengan membagusi hubungan kepada Allah dan rasulullah. Tingkatkan imun dengan salat, bertasbih dan berzikir,” sebutnya.

Ustaz yang selalu tampil dengan tausiah penuh humor itu juga mengajak umat muslim tertib mendirikan salat yang merupakan perintah Allah SWT yang disampaikan melalui Nabi Muhammad SAW  dalam peristiwa isra dan mi’raj.

“Dirikanlah salat tepat waktu, jangan suka jadi undur-undur. Karena kita bisa jadi kelompok orang yang merugi, apalagi kalau tidak salat,” tegas Bachtiar.

Dia juga mengingatkan para orang tua untuk mengajarkan sejak dini anak-anak untuk menunaikan salat dengan cara yang mudah dan nyaman. Selebihnya memohon kepada Allah agar dikaruniai putra dan putri yang saleh dan saleha.

Sebab orang tua yang gagal mendidik anaknya untuk taat menjalan ibadah salat, di hari pembalasan nanti akan menyaksikan anak-anak mereka disiksa di dalam api neraka yang sangat panas.

“Ajarkan kepada anak-anak kita untuk tertib menunaikan salat. Sampaikan bahwa kita sangat sayang kepada mereka. Selebihnya menangislah, bermohonlah kepada Allah agar diberikan keluarga yang sakinah mawaddah warahmah dan anak-anak yang saleh. Kita tidak akan tega melihat anak-anak kita menerima siksa yang pedih. Maka berilah teladan yang baik,” pesan Bachtiar lagi.

Sementara Ketua TP PKK Kaltim Hj Norbaiti mengatakan sebagai umat muslim, salat harus disikapi sebagai kebutuhan. “Karena kita yang butuh Allah dan rasulullah,” kata Norbaiti.

Acara juga dihadiri Wakil Ketua I TP PKK Kaltim Hj Erni Makmur Hadi Mulyadi.(mar/poskotakaltimnews.com)